Minggu, 21 September 2014

pesawat kolobbb


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVkyzDSOOAUHJ7WXbkrZW4bbU1vIDcQxCnEtN_90Nfc30VwJlsrE5bHMU-KINQqGfOQFt8z9j09KF9bwGNXgd9aWqcgL5jjtE_TvrVcKktAb59uhYoQeNrtTdOigWNVFoHj90TqkkGhDU/s640/2.jpg
KOMPAS.com — Firma asal Austria, Austrian Innovative Aeronautical Technology atau IAT21 menunjukkan pesawat inovasi terbaru buatannya dalam ajang Paris Air Show.
Pesawat yang dinamai D-Dalus itu menarik karena didesain tak memiliki sayap dan rotor, tetapi diklaim mampu terbang secepat jet dan tak banyak menimbulkan suara bising.
Mesin D-Dalus menggunakan 4 turbin yang berputar berlawanan untuk propulsi, masing-masing mencapai 2.200 rpm. Tiap turbin memiliki sudut serangan yang berbeda yang menurut desainernya memungkinkan pendorong utama ditembakkan ke berbagai arah. Ini memungkinkan pesawat diluncurkan secara vertikal, melayang, serta berotasi ke segala arah, bahkan ke atas.
Dalam laman situsnya, IAT21 mengungkapkan bahwa pesawat ini memiliki sekian teknologi baru yang telah dipatenkan. Beberapa di antaranya adalah bola bebas gesekan pada G force dan sistem yang menjaga propulsi sehingga berada pada kondisi equilibrium  sehingga memungkinkan untuk memulihkan stabilitas secara cepat saat terbang.
Sejauh ini, D-Dalus masih berupa prototipe. Prototipe yang dikembangkan selama 3 tahun itu memiliki turbin sepanjang 1,5 meter dan bisa mengangkut muatan seberat 70 kilogram. D-Dalus telah menjalani tes awal dengan menggunakan mesin 120 bhp KTM dan uji terbang, tetapi hanya di laboratorium dekat Salzburg.
D-Dalus sebenarnya didesain untuk mendukung aktivitas pencarian dan penyelamatan, pemantauan bencana, dan pengintaian. Meski demikian, ada kemungkinkan untuk mengembangkannya menjadi pesawat pengangkut penumpang.
Saat ini, IAT21 tengah bekerja sama dengan Cranfiled University, Inggris, untuk mengembangkan pesawat dengan motor lebih kuat, lambung lebih besar, sistem kontrol yang lebih baik, serta mengupayakan sertifikat terbang. 


% h X h�^ =MsoNormal style='margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal'>Samsung pernah mengumumkan tampilan MP3 player transparan pada tahun 2010 yang dikendalikan dari bagian belakang perangkat, dan perusahaan telah menunjukkan off display transparan yang lebih besar pada notebook beberapa kali.
Mungkin belum menjadi trend komersial dengan layar transparan, namun telah ada sedikit pembicaraan dari tampilan transparan untuk iPhone 5, jadi baik fitur rahasia yang luar biasa, atau bukan bagian dari iPhone berikutnya.
Rumor iPhone 5 yang releas di tanggal 5
IPhone berikutnya, yang banyak menyebut iPhone 5 adalah iPhone versi keenam Apple. Rencana akan dirilis tanggal 5 masih menjadi tanda tanya, tetapi menurut banyak analis itu akan berlangsung musim gugur ini tak lama setelah IOS 6 meluncurkan ke publik.
Internal Apple tidak setuju dengan penentuan waktu rilis pada tanggal 5, tapi bulan September dan Oktober adalah waktu yang paling mungkin untuk dirilis iPhone 5. Ini seiring dengan tanggal dirilisnya iPhone 4S di tanggal14 Oktober pada tahun 2011.
Salah satu rumor terbesar iPhone 5 adalah bahwa Apple akan menggunakan layar 4-inci lebih tinggi dengan format layar lebar lebih seperti sebuah HDTV. Dengan cara khas Apple tidak ada komentar pada rumor ini, tapi kami menemukan bahwa Apple sedang bermain-main dengan karya seni tinggi untuk aset seperti iPhone Siri.
Jadi kita nantikan saja invoasi tanpa batas yang akan diusung oleh Apple, apakah akan serperti konsep iPhone 5 diatas? Kita tidak tahu


ng

Tidak seperti pesawat, capung memiliki sayap fleksibel. Dan tidak juga seperti burung, mereka memiliki dua pasang sayap. Kedua pasang sayap yang mengepak dengan putaran kecil dalam urutan yang berbeda, menciptakan gerakan yang unik, gerakan efisien yang insinyur aerodinamis mencoba untuk meniru itu.Insinyur telah mengembangkan cara-cara cerdas untuk mensimulasikan semacam simultan mengepakkan dan memutar menggunakan instrumen presisi dan motor. Namun, mereka masih berjuang untuk mencapai efisiensi dan keandalan capung.

Stuart Burgess seorang Profesor Mesin telah memimpin sebuah tim peneliti untuk membangun sebuah MAV( kendaraan Udara Mikro) dalam program penelitian utama di Inggris .dia mempelajari capung menggunakan kamera berkecepatan tinggi dan kemudian menyalin gerak sayap mereka secara rinci. Itu adalah pengalaman yang benar-benar dengan usaha penuh untuk memahami desain sangat rumit dan tepat dari capung.

Sebuah prototipe dari MAV telah dirancang dan diuji di Universitas Bristol oleh penulis Stuart Burgess. Beratnya kurang dari 1 ons (20 g), yang kecil dari sebiji kacang dan lebih besar dari kepala peniti. Merakit komponen kecil ini memerlukan peralatan khusus, seperti kacamata pembesar dan pinset yang presisi.

Sayap memiliki rentang panjang sekitar 6 inci (15 cm) dan dapat mengepakkan hingga 10 denyut per detik. Didukung oleh baterai ponsel, sayap bisa mengepakkan selama sekitar 5 menit.



Menurut gagasan evolusi, capung adalah makhluk "primitif". Namun desain yang luar biasa Capung sampai hari ini masih membuat bingung insinyur terbaik di dunia, yang belum mampu untuk menterjemahkan teknologi lanjutan dari capung kedalam design penerbangan . Desain luar biasa dari capung mengungkapkan kreativitas yang menakjubkan dan kebijaksanaan Sang Pencipta, yang telah menciptakan Capung sebagai mahakarya yang luar biasa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed by Animart Powered by Blogger