Kamis, 30 Oktober 2014

Festival sumenep

Pada hari ini. Pada tgl  1 November 2014. Saya dan rombongan pencak silat  ipsi bambu kuning  berpergian ke sumenep untuk mengisi acara festival yang ada di sumenep   menampilkan atraksi pencak silat sebagai perwakilan bangkalan  naik mobil kodim dan di kawal oleh  tentara ada yang saaya ketahui dalam semunya ini dalam hati nurana saya mohon maaf lahir dan batin semoga kisah ini manfaaat amin ami  sela at menemouh hiduoop baru bis mini saya tumpangi sangatlah mewah dan berkualitas meski begitu saya senang dan bergembira  alhmadullah saya selasai juga tugas menampilkan sesuatu disana

Saya rohman bin munip dan guru saya arip susanto dan kakak perseguruan saya husnul dan andi dan teman saya rahmatulloj dan adik seperguruan saya Edi dan faria mereka rombongan  bersama sama dan kami pun berangkat ke sumenep adi poday sumenep 2 jam kami jalan jalan ke lon alon sumenep daalam itu saya memberiakn ===siksa ini sangat terpedihkan maka pengalaman penting bagi kita semunya
Dan  ada lagi rombongan tim tari diantara bilqis rini sinta ria  
Sangat seru dan momen sangat  yang tidak terlupakan  lagi pula sekolah libur  dapat dispen  dari bupati  enak sekali  oh ia sobat kami kesal pada tim tari  perjanjiannya Yang berangkat  jam 09 :00 tapi yang cewek datangnya malah jam sepulu.cwek cwek saya dinasa bnyak yang cantik cantik maaka dari tu kawan semuana kalau mau cwek cantik ke sumenep

Dari rombongan kami sangat kesal sekali  pada  rombongan perempuan. Tempat janjian  di paseban  hati sangat panas dan  semakin panas saja dan  perutpun udah mulai keroncongan  dan sebarang badah  sakitnya  tuch disi teman saya pergi jauh ke alam lain yitu alam kubur dia sudah mendahulukan kita  mengapa begitu/'  itu  takdir alloh  ini ada lora nama hud=sain binsaddah  dia orang kadik setan dan berjiwa malaykit

Panas semakin panas dan siang semakin siang hari semakin hari apa tuch gaj tau juga ini perjalanan aku bersama rombongan  festival  yang diadakan di sumenep moga perjalanan lancar Dan selamat sampai tujuan  amin mencapi tujuan mengambil ahlil  malam sennen kiat ngampek  k setadion bangkalan dL

Rabu, 29 Oktober 2014

Bilaporah timur kecamatan socah

Di desa Bilaporah timur itu (sengge'en )    tidak jauh dari kota bangkalan, kira kira 5 km dari desa tersebut didesa Bilaporah timur itu berdekatan dengan desa jaddhih yang terkenal sang raja sabunya itu alhamdullilah  didesa bilaporah aman anti. Narkotika  Bilaporah timur tanahnya sangat subur  semua jenis tumbuhan dan kelebun disan yang make k sabu kena hitung dengan jari maka jadi kelebun itu tidak mencapai sebelemu menemukan blater maka harus nakal dulu sebelum   itu kita mencapai nya hais hatu hatilah dahulu

Pemuda pemudi (sengge'en) atau Bilaporah timur jiwa sosialnya sangat baik patut dicontoh oleh seluruh desa yang ada di seluruh wilayah madura  dan  pemuda pemudi di desa  kepala desa didesa tersebut namanya moce yang terkenal di kawasan madura  yang sangat blater. yaiutu maon bewi dan hasan yang saya ketahui  dalam sejarah blater itu terkenal dalam isltilah  dalam sang jagoan dan kesatria dan dan blater bnayk memiliki kemaksiatnan dimana mana  maaka dari dari itu sya tidak mau jdi orang blater

Dan di desa Bilaporah timur ( sengge'en ) itu masih murni keaslian dari desa Bilaporah timur hutan kebun masih tetap dilestarikan kebanyakan pohon pohonya adalah salak dan mangga  dan masih banyak yang lainnya  dan desa Bilaporah timur ( sengge'en )  terus berkembang baik academynya maupun non academy.senggeen sekarnag semakin maju dan sekarang disenngeen  mempunyai karang taruna  dama pemuda pemudinya sangat menyertai kegiatan tersebut  maka selamat buat kalian ynga merasakan nya ok kawan itu ceritaku apa ceritamu

Penduduk disana lumayan banyak  kira kira ada 1000 kepala    Penduduk disana  mayoritas penduduknya  perantaoan semua  ibu bapak dan anak anak   dan terdiri dari pelajar pengguran dan pekerjan dan blater dan petani
Dan pelayaran. Dan bagi wanita muda di sana kalau kawin  itu minimal umurnya 16 tahun  sampai dengan umur 25 lebih dari itu orang tua wanita tersebut malu . malu  tapi mau jangan begitu jadi begitu pula dengan kita haru sungguh dalam melakaanakanya

Maka orang Bilaporah timur ( sengge'en ) kalau punya anak perempuan buru buru jadi orang  tua soalnya  nanti anak nya habis nikah punya anak dan menjadi nenek  dan kakek 
Jadi disana kalau  punya anak perempuan itu  gak enak  enak bangetlah kayak kentaki dalam di perguuan
jadi kita sebagai pemuda  indonesia harus mengerti apa yang kita perbuat dalam desa kita
Ini hanya sekilas informasi  desa. Bilaporah timur dalam dari itu senggeen mengakan pergelaran d=festival seni budaya di bilaporah dan se jeddih

Senin, 27 Oktober 2014

Mengungkapkan rasa cinta

Ini kisah cinta yang tiada akhirnya cintaku
waktu di kelas 2smp sampai sekarang masih tetap merasakan getaran cinta pada dia   Kenapa aku bisa cinta pada dia satu  kelebihanya dia  cantik tinggi kuning.  kunnapa ini yang dimaksud dengan tugas seorang pelajr gan samopai kalian ketahuin sebenarnya aku maas dengan bapak ini yang ugasnya posting ke komputervterus menerus hp tdi malah jatuh dan hati ku sangat kesal sakali 

SaDan dia pintar dan royal lagi  emang sih dia agak sombong. Tapi dia sekatang tidak sombong lagi  karna dia  sudah mondok  di Darul ulum jombang .
Cinta ini kepada dia  beda dari  pada ke cewek yang  lainnya .mengapa ini ku sangat  mengapa toel teol kau mengapa bilang cab bae cabean  ayo bey ayo terus bilag sep inna ila roibun  akbar joda akbarv arjuna bima ismdinan nsebagian tetx hilang karna di crri malas

 aneh tapi nyata bagaima untuk mengatakanya pada hati 
Agak berbeda  dan aneh   Apakah ini  yang dinamakan cinta teka teki ,  emang bener di lagu dangdut itu kalau cinta tuh gak tau apa apa tiba tiba muncul begitu saja dalam hati ini. 

Cintaku tidak sampai mengungkapkan perasaan ke dia karna aku takut untuk mengungkapkan  dalam rumus cinta apakah cinta teka teki
Cintaku  apakah bisa berubah atau tidak  masih tetap mencintainya  kenapa wajahya  waktu tidur selalu. 

Terbayang wajahnya  iya allah aku  cinta padahya cintaku semoga di ridhoimu u iya Allah  amin amin allhummah amin
  Berilah kemudahan bagiku untuk mencintainya iya Allah  dan muluskan cintaku padanya amin amin  berilah aku kesabaran dalam penantian calon  belahan hatiku pujaan hatiku pangeranmu selalu menanti mu


Kalau dia jodohku berilah dia padaku kll kuala lumpur nempo kadik riah samenggekn riah aan modern jangan tuas trrlalu numpuk

Sabtu, 25 Oktober 2014

Dear Cita citaku dalam bhs Inggris

Hoppefulliy future goals I want to be a militirary officer air forensik could come true amen yes Allah grant me succes in the military,especially in the army air force.

If I were army officers, air force officers 

who make honest I di bot want to be responsible and have the attitude I become and offificer is merely just want to boast both parents and want to protect indonesian state until the death.

It was 28 june 2014 . I went back to my hometown from my boarding house. It was very happy moment after six months studying. It was very nice saturday afternoon,my familiy was happy to welcome me the begining  of Ramadhan  was very exciting everbody loked very happy.the came to mosque to pray taraweh.

I atas sahur with my family. That was very deliclaous. After sahur I went to musque to pray subuh. After that I enjowed  envirommment of my village in the morning
Dear rohman bin munip  I m glad  you  have already decided your goal  in future.

I hope your goal can be true dont forget to study and pry 
Comen miss  elly  jadilah anak yang bijaksana dalam ber ilmu dan sunnguh mengerjakan dlam ibadah mu dengan sungguh sungguh ok bri o
mengapa ini mondok dimmah mengapa sabek dinak


Dear D,
I’m leaving this letter on your desk as an apologize that I may never be able to say directly to you. You need to know who exactly I am, more than a fifteen years old freshman in your high school, I always got my tongue twisted everytime I see those sparkling blue eyes of yours. You may say that I’m stronger than I thought just by looking through my smile, but here I am, telling you the truth.
I hate myself for saying this: I’m afraid we are no longer can stay together. It’s only the matter of time before my destiny decides the last day in my life.
Look, I’m sorry to tell this lately. I was just too happy to have you in my life. You are the greatest gift God gave me during my lifetime, and I just can’t lose you because of this thalassemia. If I only you can see beyond this reality, more than my fear to reveal truth, you would find the red string, it says “I love you”.
I’m sorry for hundreds of hope and expectation we’ve created together before, that would never be reached together. I will leave this world peacefully, and you will continue your life, bow down challenges, running faster, breath in the new air of spirit, and in the end, you will reach the top of your dreams. I believe with every single cell in my body that you are stronger than you thought, stronger than I thought, and stronger than the world thought.
You’ll be fine with or without me. But I’m here to promise you, I’ll always right beside you no matter what.

Daniel Dahlberg was at the moment in the end of his strength line. His hands frozen, holding those word lines that burned down his heart. A tear fell down from the corner of his eyes, rolling down his cheek, and dropped as the pouring rain outside his window.
It’s Clara.
It’s Clara who brought him down to his knees.
It’s Clara who flew him up in the sky without wings.
It’s Clara who blew butterflies to his stomach and fireflies upon his head.
It’s Clara who rose the sun by blooming a sweet smile.
It’s Clara who made him shooting stars in the night of December sky.
It’s Clara who created an imaginary world beyond reality.
It was Clara.
It is Clara.
And it will always be Clara.
As his feeling grew deeper and stronger, it led his feet swinging through the cold floor, faster and faster, out from his house, blended his tears with the pouring rain.
And there he goes, for the twentieth times in the last seven years, running seven kilometers, leaving his three floor mansion, black Mercedes Benz in the garage, abandoning his wet Ralph Lauren shirt, crossing weather pressure straight to the cemetery.
It’s always been, always be Clara.
Cerpen Karangan: Fida Aifiya
Blog: fidaaifiya.blogspot.com
15 years old high school student, love reading-writing bussiness, part time English learner, full time language lover.


Minggu, 12 Oktober 2014

pyarrr nagin

Kaalii Naagin Ke Jaisii Zulfe.N Terii Kaalii Kaalii
Saagar Ko Motii, Aur Suuraj Ko Tuu Detii Hai Laalii
Dekhe Jo Tujhako, Man Meraa Bole
Man Me.N Basii Hai, Tuu Haule Haule
Kaalii Kaalii Naagin Ke Jaisii ...

Gaal Hai.N Gore Gore, Ho.Nth Hai.N Bhare Ras Ke Pyaale
Chaal Hai Bahakii Bahakii, Tuu Kisii Pe Bhii Dore Daale
Ruup Hai Tiikhaa Tiikhaa, Ra.Ng Hai Meraa Sabase Aalaa
Husn Pe Mar Mitataa Hai Chaahe Ho Koii Bhii Dilavaalaa
Dekhe Jo Tujhako, Man Meraa Bole
Man Me.N Basii Hai, Tuu Haule Haule ...

Mere Dil Pe Hai Tere Pyaar Kaa Nishaan Halakaa Halakaa
Beqaraarii Kaa Mere Jaam Hai Sanam Chhalakaa Chhalakaa
Hosh Me.N Na Hai Koii Sab Pe Hai Teraa Jaaduu Jaaduu
Hai.N Kadam Bahake Bahake, Khud Pe Na Meraa Qaabuu, Qaabuu
Dekhe Jo Tujhako, Man Meraa Bole
Man Me.N Basii Hai, Tuu Haule Haule

dil dil tumse dil,laga dil gundil
beqerariii pyarrr kaaka kakaa
tum alonca' yung tung
la mera matane pyarrr,tere tere pyarrr
eyy ikip jutahe
ka la pyarr kadam bahake

pyarrr pyaarrr naaginnnnnn

main sonar


Main Hoon Na Lyrics
--male--
mmmm...mmm Kiska hai ye tumko, intezaar main hoon na
siapakah yg kamu nanti bukankah aku sudah disini bersamamu

Dekh lo idhar toh, ek baar, main hoon na-2
lihatlah aku sekali lagi aku disini bersamamu kan?

Khaamosh kyun ho, jo bhi kehna hai kaho
kenapa diam saja,katakan apa pun yg di hatimu

Dil chaahe jitna, pyaar utna maang lo ho
mintalah cinta sebanyak keinginan hatimu

Tumko milega, utna pyaar, main hoon na
sebesar apapun cinta yang kau inginkan aku disini bersamamu

Kiska hai ye tumko, intezaar main hoon na
siapakah yg kamu nanti bukankah aku  disini sudah bersamamu

Dekh lo idhar toh, ek baar, main hoon na
lihatlah aku sekali lagi aku disini bersamamu kan?


Kabhi jo tum socho, ke tum ye dekho
jika kamu pernah bayangkan /jika kamu pernah lihat

Arre kitna mujhko tumse pyaar hai
oh begitu banyak cintaku untukmu

Toh chup mat rehena, ye mujhse kehena
maka janganlah diam saja beritahu aku

Arre koyi kya aisa bhi yaar hai
mana ada kekasih sperti aku

Dil hi nahin de jaan bhi de jo tumhein -2 
yang tidak akan hanya memberikan hatinya tapi juga hidupnya untukmu

ho...ooToh main kahoonga sarkaar, main hoon na
kemudian aku akan mengatakan,kamu kehormatanku aku bersamamu kan?

"I'm Sorry"


Dik Tong Ambilkan Bajuku Yang Baru
Yang Ada Di Dalam Almari Pakaian
Baju Yang Mana Bang Yang Abang Maksudkan
Yang Berwarna Merah Dan Berlengan Panjang

Ini Bang Bajunya Kau Hendak Kemana
Hari Sudah Petang Ohh Menjelang Malam
Aku Mau Pergi Ke Tempat Pak Lurah
Karena Disana Ada Rapat Kerja

Ah Aku Tau Bang Kau Hendak Ke Pesta
Bersama Dengan Anak Pak Lurah Itu
Jangan Kau Menyangka Yang Bukan-Bukan
Kalo Kau Nyeleweng Ku Haturkan Ibu

ini bang kopimu jangan malam-malam
nanti malah nginep di rumah pak lurah
belikan martabak beserta es tong-tong
canpcin dan es oyen boleh-boleh saja

nanti saya telepon satu jam sekali
kalau gak diangkat jangan pulang sekali
biarlah ade' tidur di sofa sendiri
berbantalkan kapuk dan dan bersarung tinju

nyeleweng

Dik Tong Ambilkan Bajuku Yang Baru
Yang Ada Di Dalam Almari Pakaian
Baju Yang Mana Bang Yang Abang Maksudkan
Yang Berwarna Merah Dan Berlengan Panjang

Ini Bang Bajunya Kau Hendak Kemana
Hari Sudah Petang Ohh Menjelang Malam
Aku Mau Pergi Ke Tempat Pak Lurah
Karena Disana Ada Rapat Kerja

Ah Aku Tau Bang Kau Hendak Ke Pesta
Bersama Dengan Anak Pak Lurah Itu
Jangan Kau Menyangka Yang Bukan-Bukan
Kalo Kau Nyeleweng Ku Haturkan Ibu

ini bang kopimu jangan malam-malam
nanti malah nginep di rumah pak lurah
belikan martabak beserta es tong-tong
canpcin dan es oyen boleh-boleh saja

nanti saya telepon satu jam sekali
kalau gak diangkat jangan pulang sekali
biarlah ade' tidur di sofa sendiri
berbantalkan kapuk dan dan bersarung tinju

SUARA HATI




Debaran hatiku tak menentu
Setiap berjumpa denganmu
Selalu kuingin dicumbu 
Olehmu pujaan hatiku
Kau selalu didalam kalbu
Kuharapkan cintamu untukku
Dengarlah suara hatiku

Semenjak pertama aku merasa
Engkaulah pujaan jiwaku semoga abadi
Percayalah sayang curahan hatiku
Yang suci murni
Bukalah hatimu wahai kasih
Pandanglah diriku ini
Kau selalu didalam kalbu
Kuharapkan cintamu untukku
Dengarlah suara hatiku 

Percaya padamu ku percaya
Janganlah kau bimbang dan ragu
Akupun merasakan rindu
Gelisah bila tak bertemu
Sedetik rasanya tersiska
Selalu kuingin berdua
Denganmu pujaan hatiku

Curahan hatimu tanda setia
Diriku berjanji cintaku hanyalah untukmu
Percayalah ku sayang padamu 
Dengan sepenuh hatiku
Tercapai mahligai idamanmu
Cahaya cinta nan abadi
Sedetik rasanya tersiksa
Selalu kuingin berdua 
Denganmu pujaan hatiku

Bahagia rasanya diriku ini
Setelah kutahu dirimu hanyalah untukku
Hanya engkau kasih pilihan hatiku
Sanjungan jiwa
Alangkah mulia hatimu
Semoga tercapai tujuan
Peluklah diriku kekasih
Cumbulah sepuas hatimu
Diriku adalah milikmu

Lirik lagu: Sapu Tangan Merah



Aduh alek seratin manis
Begus anggohu tengka gulina
Membuat aku jatuh cinta
Sapu tangan merah tanda mata dari Dhika
Sebagai penawar rindu pada dirimu
Walau engkau jauh ada di kota Jakarta
Namun terasa dekat dari Madura
Hooohoo...
Waktu kau berdarma wisata
Aku perkenalkan bahasa
Kau bilang banyak kesenian di pulau Madura
Dan pantai Lombongnya berpagar pohon cemara
Sapu tangan merah tanda mata dari Dhika
Sebagai penawar rindu pada dirimu
Duh halimah semanis... manis rasana manggis
Kini kita berpisah engkau jauh di mata
Duh halimah seratin... putrana bapak Moddin
Kenangan yang indah tetap terukir di mata
Kapan kembali hadiri di sini
Kita bercinta lagi
Sambil nonton karapan sapi

Senin, 06 Oktober 2014

pengalamanku


~ Aku dan “Mereka” ~
Pagi itu di hari Jumat, cuaca cukup mendukung untuk berangkat ke sekolah. Dengan pakaian olahraga, aku diantar Ayahku menggunakan sepeda motor ke sekolah. Dalam perjalanan, aku merasakan hawa dingin yang tidak enak dan seketika itu pula bulu kudukku berdiri tanpa kutahu sebabnya.
Seperti biasa, sebelum memasuki gerbang sekolah, tak lupa aku pamitan dan mencium tangan Ayahku terlebih dahulu. Memasuki gerbang sekolah, hawa tak enak yang sedari tadi menghantuiku diperjalanan semakin menjadi-jadi. Semakin cepat aku melangkah, semakin tak enak pula hawanya. Hingga pada saatnya, aku terkejut setengah mati dengan apa yang kulihat. Ada seorang lelaki yang tewas mengenaskan didepanku. Kepalanya hampir pecah dengan darah yang bercucuran dan darah itu mengenai tepat di telapak sepatuku. Kejadian itu terjadi tepat di lapangan sepakbola yang ada di sekolahku. Menyeramkan memang ! Karena hanya aku yang bisa melihat kejadian itu, sementara yang lain tidak bisa melihatnya dengan kasat mata.
Kembali aku melangkah dengan cepat menuju kelas. Aku merasa tidak enak badan disekujur tubuh. Hingga pada akhirnya, sekujur tubuhku mulai terserang demam yang cukup tinggi. Teman-teman yang lain membujukku untuk istirahat di UKS. Namun, aku tak mau karena tak ingin ketinggalan pelajaran.
“ Aku antar ke UKS ya, Raa. Biar bisa istirahat. “ bujuk salah satu temanku. Aku hanya menggelengkan kepala.
Tet . . tet . . tet . . Bunyi bel tanda pulang sekolah telah berbunyi. Dengan lemas aku berjalan dengan dibopong oleh salah satu temanku. Sesampai di rumah, aku hanya bisa terbaring lemah karena sakit yang tiba-tiba itu. Kemudian, aku ceritakan apa yang kulihat tadi pagi di sekolah kepada orang tuaku.
“ Ma, tadi Raraa lihat ada cowok yang meninggal di lapangan sepakbola sekolah. Kepalanya ngeriii . . hampir pecah dan darahnya mengenai tepat di sepatu Raraa. “ ungkapku lemah.
“ Kenapa nggak di tolong ? “ tanya mamaku kaget.
“ Gimana mau nolong. Orang dianya bukan dari alam kita. “ jelasku. Barulah mama mengerti. Kata mama, mungkin sakitku ini karena efek melihat peristiwa di sekolah tadi.
Ya, memang ! Aku punya penglihatan yang jarang dipunyai orang. Tapi, kadang aku takut dengan pemberian Tuhan yang satu ini. Apakah aku harus mensyukurinya atau membuangnya jauh-jauh ? Aku ingin hidup normal layaknya anak-anak yang lain, bukan abnormal seperti yang ada pada diriku ini.
Setiap ada kejadian mengerikan di sekolah, entah itu kesurupan, kerasukan, atau apalah namanya. Aku selalu mengetahui siapa “orang-orang” yang berani merasuki teman-temanku itu. Hanya saja aku bungkam, aku tak ingin dijauhi oleh teman-teman karena ketidaknormalanku ini. Aku tak ingin teman-teman menganggapku orang yang aneh karena ini lah, itu lah. Aku berusaha bersikap normal, walaupun aku tahu aku tak bisa terus-terusan menyimpan dan menyembunyikan semua ini.
***
Hari itu di sekolah, adalah hari pembagian raport kenaikan kelas. Dengan gugup aku menunggu pembagian itu. Namun, nilai-nilai di raport membuatku enggan berkomentar apa-apa.
“ Kok bisa nilaiku jadi serendah ini ? “ tanyaku dalam hati tanpa kutahu jawabannya.
Dan pembagian jurusan pun telah diumumkan. Aku mendapat jurusan Bahasa, jurusan yang memang aku minati pada saat kelas X (Sepuluh). Bertemu teman-teman baru yang tidak selokal pada saat kelas X (Sepuluh), menjadikan sensasi tersendiri didalam kelas kami. Perlahan-lahan, ku mulai akrab dengan teman-teman baruku ini. Kadang tertawa bersama, kadang juga menangis bersama-sama.
***
Pada bulan Ramadhan tahun 2012. Aku dan teman-teman mengikuti pesantren kilat seharian. Dari jam 08.00 pagi hingga habis Maghrib kami hanya ada di sekolah. Saking ramainya kami ngumpul-ngumpul, tak terasa waktu berbuka puasa akan tiba. Seluruh murid disuruh masuk ke dalam aula untuk membaca Ayat Suci Al-Quran bersama-sama. Waktu berbuka pun tiba, kami kembali ke kelas untuk makan bersama. Waktu itu, keadaan koridor sekolah lumayan gelap. Hanya beberapa kelas yang terlihat terang.
Aku dan teman-teman yang lain bersama-sama menuju ke kelas yang letaknya paling ujung. Entah karena apa, saat itu hatiku mulai merasakan sesuatu yang lain. Perasaan yang campur aduk. Semakin ku tepis, semakin mengerikan saja keadaannya. Aku pun memasuki kelas dengan raut muka yang terpaksa normal.
“ Selamat makan “ kataku kepada teman-teman yang lain.
“ Yah, nasinya udah dingin. “ keluh salah satu teman perempuanku.
“ Tapi, ikannya lumayan kok. Ada lalapannya pula. “ kataku lagi.
Dengan lahap mereka memakan makanan yang tersedia. Sementara aku ? Aku tak bisa lahap, karena aku tahu ada seorang anak perempuan yang menatapku tajam dengan wajahnya yang pucat, dibalik jendela kaca yang terpampang disamping kiriku. Namun, seolah tak terjadi apa-apa, aku berusaha menghabiskan semua makanan yang ada.
“ Aku kenyang “ kataku sambil mengelus-elus perutku.
“ Kita pulang yukk .. “ ajak temanku yang lain.
“ Yukk ... Tapi barengan yaa .. “ kataku lagi.
Aku pulang dengan hati yang gelisah. Aku gelisah karena ingin mengetahui maksud dan tujuan anak perempuan itu. Mengapa dia semakin sering menampakkan diri padaku ? Kenapa bukan kepada orang lain ?
“ Assalamualaikum.. “ kataku memberi salam setelah memasuki rumah.
“ Waalaikumsalam.. “ jawab mamaku yang sedang menonton TV.
“ Cape . . Mau makan lagi “ keluhku.
“ Itu di dapur masih ada makanan. “ kata mama dengan menunjukkan jari telunjuknya ke dapur. Aku pun makan lagi.
***
Setelah beberapa bulan kemudian, saat itu di kelas menunjukkan pukul 11.30 siang. Aku terdiam dan merebahkan kepalaku di meja. Mataku seakan tak mau tertutup, tangan dan tubuhku mulai gemetar. Aku mendengar jeritan anak perempuan yang menangis meminta tolong. Aku pun hampir menangis dibuatnya.
“ Apa yang harus kulakukan ? Aku tak bisa menyentuhmu apalagi menolongmu ! “ tanya dan sesalku dalam hati.
Teriakan demi teriakan terdengar sangat memilukan. Aku mendengar dia di caci oleh sekelompok lelaki yang aku pun tak tahu siapa. Aku hanya bisa mendengar tanpa bisa menolong. Sampai pada saatnya, teriakan itu tidak terdengar lagi dan aku memejamkan mata untuk menguasai ketakutanku.
Tak bisa kita pungkiri bahwa didunia ini ada kehidupan lain yang tidak bisa diketahui dengan kasat mata. Oleh sebab itu, hargailah mereka, jika kita menginginkan kebersamaan secara damai dalam satu dunia.


tabrakan


Tabrakan lucu

          Suatu hari aku bersiap untuk berangkat sekolah dengan penuh semangat bersama teman-temanku,seperti biasa aku harus bersiap-siap mulai dari jam 5 pagi agar bias sampai di sekola tepat waktu,yaaa maklumlah,jarak antara rumah dan sekolah kami cukup jauh,sekitar 20 kilo meter,kami bertiga (Rahmatulloh,Fathur rohman,dan saya sendiri”Rohman bin munip”) sudah seperti lascar pelangi pada saat itu.

          Senang maupun susah kami lewati bersama,baik panas maupun hujan kami tetap mengayuh sepeda pancal kami dengan semangat demi menuntut ilmu di sekolah tercinta kami yakni MTSN Bangkalan,tak jarang bila sudah musim hujan kami harus pulang ke sekolah dalam keadaan basah kuyub karena kehujanan.

          Akan tetapi pada hari selasa tanggal 08-10-2013,merupakan hari yang cukup bersejararah dalam hidupku,bagaimana tidak pada waktu itu kami mengalami banyak kesialan,pertama:rantai sepeda pancal milik Fathur tiba-tiba los di tengah jalan padahal kami terburu-buru ingin pergi ke sekolah,waktu sudah menunjukkan pukul 06:30 akan tetapi kami memutuskan untuk tetap bersama,walu harus telat sampai ke sekolah.

          Setelah rantai Fathur sudah selesai di perbaiki kamipun bergegas pergi,melaju secepat kilat ke sekolah,akan tetapi timbullah masalah yang kedua yakni ban sepeda Rahmatulloh bocor,akan tetapi kami memilih meneruskan perjalanan ke sekolah karena jaraknya sudah dekat,tinggal beberapa puluh meter lagi.

          Belum selesai masalah yang kedua tiba-tiba datanglah masalah yang ketiga yakni ketika aku hendak menyebrang aku tetabrak dari samping,namun tabrakan beda dengan tabrakan pada awamnya,sebenarnya sih emang aku yang salah soalnya aku tidak melihat-lihat sekitar dulu sebelum menyebrang,akan tetapi pada tabrakan ini justru lawan tabrakanku yang meminta maaf padaku sampai menagis,hahaha akupun terbayang-bayang sampai sepulang sekolah dan tertawa-tawa dalam hati.

tugas bahasa indonesia


Drama berujung kebahagiaan

        Pada suatu hari,kebetulan di kelasku adalah pelajaran bahasa indonesia,dan aku waktu itu mendapat giliran tampil drama bersama kawan-kawanku di ipa 2,dengan penuh gemetar akhirnya aku memberanikan diri untuk maju ke depan,sebenarnya aku belum siap,tapi apalah daya,memang beginilah tugas kami sebagai seorang siswa-siswi.

          setelah berada di depan kelas aku bersiap-siap untuk memberi penjelasan singkat tentang apa yang akan kami tampilkan hari ini,waktu ini,detik ini di kelas kami yakni ipa 2,waktu terasa sangat lama ketika aku menerangkan prolog pada teman-teman,hatiku makin berdebar kencang karena rasa gugup ini.

          akhirnya kini tiba waktu bagi kami untuk menampilkan drama yang sudah kami buat di waktu yang lalu,tiba-tiba di tengah drama aku lupa dialog percakapanku,akupun salting,tapi kawanku menyemangati ku dan saat itu aku bertekad,dan berkata pada diriku sendiri dalam hati “aku tidak boleh menyerah sampai di sini”.

          Pelan-pelan tapi pasti akupun mulai merangkai dialog baru ,dan kelompokku pun tanggap dan segera mengubah alur cerita juga,memang ini di luar narasi yang sudah kami buat akan tetapi ini lebih baik dari pada tidak sama sekali ataupun harus mengulang tugas ini di pertemuan berikutnya alias remidi.

          Satu jam berlalu,akhirnya cerita kamipun selesai,aku agak ragu akan nilai yang akan di peroleh kelompokku nanti,aku merasa bersalah karena akulah mereka harus berfikir dua kali agar alur cerita kami bisa tetap sesuai walaupun dengan dialog yang berbeda,ibu pengajar kami tiba-tiba berdiri dan memberi aplous kepada kami,beliau bilang “INI BAAARU COWO’ U-MILD”sambil menunjuk ke arahku. 
Designed by Animart Powered by Blogger